Jumat, 07 Juni 2013

SISTEM KEUANGAN GLOBAL : PENIPUAN, FRAUD & SCAM TERBESAR SEPANJANG SEJARAH MANUSIA....

 Bagi anda yang terbiasa bermain Bisnis Online, Investasi Online, ataupun HYIP (High Yield Investment Program) tentulah tidak asing dengan istilah “FRAUD” & “SCAM”....  :-)

Ya...  FRAUD & SCAM adalah 2 istilah yang identik dengan PENIPUAN. Hanya saja SCAM lebih spesifik lagi..., SCAM merupakan penipuan yang sistematis untuk merampas kekayaan orang lain secara masal...   Kira2 seperti itu lah....  :-)

Ok...

Di dunia saat ini, dalam suatu negara, bisa dipastikan ada 2 pemegang kekuasaan, yaitu....
1.     PEMERINTAH, sebagai otoritas yang memegang kekuasaan Pemerintahan dan membuat peraturan serta UU.
2.    BANK SENTRAL, sebagai otoritas yang memegang kekuasaan moneter. Satu2nya kekuasaan yang mempunyai hak istimewa untuk ngeprint UANG KERTAS di suatu negara.

Namun, selama ini kita hanya mendapatkan pendidikan tentang SISTEM PEMERINTAHAN...  Tidak pernah ada pendidikan yang membahas tentang SISTEM KEUANGAN. Tidak ada materi pendidikan yang membahas tentang sejarah uang, bagaimana proses uang diciptakan & seperti apakah cara kerja sistem keuangan selama ini...?

Dalam hubungannya dengan uang, pendidikan yang kita dapat selama ini hanyalah tentang bekerja atau menganggur, kaya atau miskin, dan ujung2nya hanyalah kapitalis atau sosialis.... Tapi dimanakah pelajaran tentang uang itu sendiri...?

Mengapa selama ini tidak pernah ada pelajaran tentang sistem keuangan...?

Padahal sistem keuangan adalah sesuatu yang sangat penting dalam kehidupan Masyarakat yang semakin maju ini..., tapi mengapa selama ini tidak ada kurikulum pendidikan tentang sistem keuangan...? Mengapa tidak ada pelajaran tentang sejarah keuangan, proses penciptaan uang, serta cara kerja sistem keuangan...?

Apakah pihak berwenang lupa untuk membuat kurikulumnya...? Atau justru memang ada unsur kesengajaan untuk tidak membuatnya, agar Masyarakat tidak tahu menahu tentang sistem keuangan...?

Saya rasa, tidak mungkin jika pihak berwenang lupa untuk membuatnya...  Lantas mengapa selama ini tidak ada kurikulumnya...?

Seorang ahli ekonomi & analis geopolitik, penulis “Currency Wars - The Making of The Next Global Crisis”, James G Rickards pernah mengatakan...

“... yang menjadi masalah adalah Masyarakat tidak tahu & tidak paham tentang sistem keuangan standard emas. Untuk suatu alasan, sistem keuangan dihapus dari kurikulum sejak 35 tahun yang lalu. Kita berada dalam 2 generasi akademis dan sarjana yang tidak pernah mempelajari tentang emas (sistem keuangan standard emas), kecuali jika anda adalah seorang ahli sejarah ekonomi & mempelajarinya.

Saat saya masih di universitas, bahkan saat sudah lulus dari fakultas ekonomi, kita masih berada dalam sistem keuangan standard emas yang cukup fair. Namun saat IMF mulai berdiri, anda bisa lihat bagaimana mereka membiayai suatu negara dan mereka tidak menggunakan standard emas lagi sebagai capital, padahal emas adalah capital tersebut. Anda harus memahami peran emas dalam sistem keuangan yang sudah dihilangkan IMF.

Setelah Nixon menyatakan keluar dari sistem keuangan standard emas di tahun 1971. Maka lulusan2 baru setelah itu, mereka tidak memahami emas. Mereka pikir ini hanya lelucon, mereka pikir emas hanyalah komoditas perdagangan. Mereka tidak mengerti bahwa bagian terpenting dari sistem keuangan telah hilang....”

Dan jawabannya adalah...

TERNYATA SISTEM KEUANGAN GLOBAL YANG DIGUNAKAN SAAT INI ADALAH SUATU FRAUD & SCAM TERBESAR SEPANJANG SEJARAH MANUSIA...!!!

Ya.... sebenarnya sistem keuangan global yang menciptakan uang berdasarkan pada sistem riba uang hutang perbankan ini adalah....

- FRAUD & SCAM TERBESAR SEPANJANG SEJARAH
- SKEMA PONZI/PIRAMIDA YANG MERUGIKAN MASYARAKAT
- PENJAJAHAN/PERBUDAKAN MODERN
- PERAMPOKAN MASAL YANG DILEGALKAN

Dan para penguasa, tidak ingin Masyarakat mengetahuinya.... Karena jika Masyarakat mengetahuinya, maka....

"Sangatlah menguntungkan, karena Masyarakat tidak mengerti sistem perbankan dan keuangan kita. Karena jika mereka tahu,
saya yakin akan terjadi revolusi sebelum besok pagi."
(Henry Ford, Ford Motor Company)

Ya.... saya yakin, jika anda memahami cara kerja sistem keuangan global & perbankan saat ini, anda pasti menginginkan revolusi sistem keuangan tersebut....!!!

Sistem riba uang hutang ini diciptakan sekitar 3 abad yang lalu. Ketika Bank of England didirikan untuk pertama kalinya pada tahun 1694 dan memberikan pinjaman dengan fractional reserve 1 : 2 atas emas yang mereka simpan. Rasio tersebut hanyalah permulaan, karena sistem riba uang hutang sekarang telah mendunia, menciptakan uang tanpa batas dari ketiadaan, dan hampir semua orang di planet ini terikat oleh hutang abadi yang tak kan pernah lunas....

Dan sistem riba uang hutang ini terus mereka kembangkan sesuai dengan kemajuan teknologi, demi keserakahan mereka....

Sebagaimana kita tahu, uang memang tidak tumbuh dari tanaman dan tidak turun dari langit begitu saja, akan tetapi sebenarnya perbankan modern menciptakan uang jauh lebih cepat dari pada tumbuhnya tanaman dan turunnya hujan...

Selama ini, sebagian besar Masyarakat tidak tahu menahu bagaimana proses uang diciptakan. Dan para ahli ekonomi serta Bankir pun membuatnya seolah-olah rumit, sehingga sebagian besar Masyarakat berpikir bahwa mereka tidak bisa memahami proses penciptaan uang tersebut...

Untuk itu, marilah kita lihat proses penciptaan uang tersebut secara gamblang, sehingga anda bisa melihat fraud & scam yang terjadi selama ini, dan anda akan tahu bagaimana semua itu mempengaruhi kehidupan kita semua selama ini...

Karena sesungguhnya...

SAAT INI SETIAP MASYARAKAT MODERN/NEGARA MENCIPTAKAN UANG DENGAN CARA YANG SAMA. YAITU MENGGUNAKAN SKEMA SISTEM RIBA UANG HUTANG PERBANKAN.

Sekaranglah waktunya bagi kita untuk memahami suatu sistem yang paling bertanggung jawab atas berbagai kesenjangan & ketidakadilan bahkan perang yang terjadi di dunia selama ini...

Belum pernah sebelumnya terjadi dalam sejarah manusia ada begitu banyak orang dimanipulasi, dikendalikan, & secara legal dirampok oleh sekelompok kecil orang, dan itu semua dilakukan melalui suatu sistem FRAUD & SCAM TERBESAR SEPANJANG SEJARAH ini...

Untuk memahami hal itu, marilah kita perhatikan 4 hal berikut ini...

1.     Perjalanan sejarah uang
Sejarah singkat tentang uang, mata uang, & Bank
2.    Perjalanan sejarah US Dollar
US dollar : from “gold certificate” to “bond certificate”
Fraud & scam ala The Federal Reserve Bank
3.    Perjalanan sejarah Rupiah
Rupiah, BI, & Indonesia : dari, oleh, dan untuk Bankir
4.    Reformasi sistem keuangan
Sistem uang bantuan MMM, konsep reformasi sistem keuangan yang paling unik

Sebelumnya, mohon maaf jika pembahasan kali ini cukup panjang....  Jadi, jika tidak selesai dalam sekali baca, jangan sungkan untuk melanjutkannya di lain waktu...  Apalagi jika pembahasan tentang sistem keuangan adalah hal yang baru bagi anda....  :-)

Ok...!

Sekarang, mari kita pahami satu persatu...  Silahkan klik....

1.     Perjalanan sejarah uang
2.    Perjalanan sejarah US Dollar
3.    Perjalanan sejarah Rupiah
4.    Reformasi sistem keuangan

Sabtu, 01 Juni 2013

Lalu Bagaimana Dengan Indonesia...?

Di Indonesia......
Karena Presiden Soekarno waktu itu dekat dengan JFK maka, kebijakannya pun hampir sama....
Lihat foto berikut ini, yang saya dapatkan dari SINI.
Disitu terdapat fakta yang menguak apa yang dulu terjadi di Indonesia....



Waktu pemerintahan Presiden Soekarno, sejak awal tahun 46 Republik Indonesia mulai mencetak uang negara sendiri dengan nama ORI (Oeang Republik Indonesia). Dan tentu saja uang ini bertuliskan  REPUBLIK INDONESIA dan ditandatangani oleh menteri keuangan serta diberikan gratis bagi negara, alias bebas hutang.... tidak ada yang namanya HUTANG NASIONAL yang harus dibayar oleh rakyat....
Hal itu dilakukan berdasarkan UU 11/1953, tentang penetapan undang-undang pokok Bank Indonesia. Pokok dari UU tersebut adalah :
a.         Mengubah peraturan bank sentral yang telah dinasionalisasi dengan UU 24/1951, dan sistemnya disesuaikan dengan kebijaksanaan Pemerintah dalam lapangan moneter dan perekonomian. Yaitu mencetak mata uang dan memberikannya secara gratis kepada pemerintah, bukan dalam bentuk hutang.
b.        Mengubah nama "De Javasche Bank”, menjadi "Bank Indonesia" yang berbentuk badan hukum yang berdasarkan UU.
c.         Menetapkan peraturan-peraturan pokok tentang bank sentral yang baru.
Peraturan tentang uang gratis kepada pemerintah tersebut dapat kita lihat pada Pasal 18 UU 11/1953 :
Pasal 18
(1)       Bank wajib menyelenggarakan penyimpanan kas umum Negara dengan cuma-cuma dan bertindak sebagai pemegang kas Republik Indonesia, baik di Jakarta maupun pada segala tempat di mana bank cabang atau kantor-agen-besar dan kantor agennya ada atau akan diadakan. Terhadap segala sesuatu mengenai hal ini Bank bertanggung jawab kepada Menteri Keuangan dan wajib memberikan perhitungan kepada Dewan Pengawas Keuangan.
(2)      Bank wajib menyelenggarakan dengan cuma-cuma pemindahan uang untuk Republik Indonesia di antara kantor-besar, kantor-kantor agen besar dan kantor-kantor agennya dan di antara kantor-kantor agen besar dan kantor-kantor agennya sesamanya, sepanjang kantor-kantor ini tidak berkedudukan di luar negeri.
(3)      Bank wajib menjadi pemegang kas Bank Tabungan Pos dengan cuma-cuma dan menyimpan benda-benda berharga milik badan itu atau yang menjadi tanggungan pada badan itu, begitu pula jika Menteri Keuangan menganggap perlu, maka Bank wajib dengan cuma-cuma menjadi pemegang kas badan-badan lain yang didirikan dengan undang-undang dan menyimpan semua benda-benda berharga kepunyaan Republik Indonesia dan badan-badan itu.
(4)      Bank wajib memberikan bantuannya dengan cuma-cuma untuk mengeluarkan dengan langsung surat-surat utang atas beban Republik Indonesia, demikian pula untuk membayar dengan cuma-cuma kupon dan surat-utang yang telah diundikan di atas kepada para pemegangnya, atas beban rekening kas Negara di tempat pembayaran itu.
UU selengkapnya bisa anda download DISINI.
Lihat ne... uang ORI...


Keren kan...... Itulah “uang negara” yang gratis, karena pemerintah mencetak sendiri uang tersebut, jadi tidak perlu berhutang kepada bank, sehingga tidak perlu ada hutang nasional....  Tapi sayang, sekarang sudah dipunahkan....
Bandingkan dengan “uang bank” yang ada di dompet anda, apa tulisannya dan siapa yang menandatangani....? Itulah uang hutang.... itulah alat yang digunakan oleh kartel perbankan internasional untuk memperbudak anda hingga detik ini.... tanpa anda sadari....
OK... kembali ke....
Sejak saat itu mata uang Jepang, mata uang Hindia Belanda dan mata uang De Javasche Bank dinyatakan tidak berlaku lagi. Dengan demikian hanya ada dua mata uang yang berlaku yaitu ORI dan NICA. Masing-masing mata uang hanya diakui oleh yang mengeluarkannya. Jadi ORI hanya diakui oleh pemerintah Republik Indonesia dan mata uang NICA hanya diakui oleh AFNEI.
Rakyat ternyata lebih banyak memberikan dukungan kepada ORI. Hal ini mempunyai dampak politik bahwa rakyat lebih berpihak kepada pemerintah Republik Indonesia daripada pemerintah sementara NICA yang hanya didukung AFNEI.
Ketika perekonomian Indonesia menghadapi krisis sepanjang dekade 50-an dan tahun-tahun pertama 60-an, AS dan Bank Dunia melobi pemerintahan Presiden Soekarno agar menerima tawaran pinjaman besar kepada Indonesia. Syarat pinjaman tersebut adalah pemerintah Indonesia menjalankan langkah-langkah penghematan yang sangat ketat dan men-denasionalisasi-kan kembali sektor ekonomi yang semula dimiliki pihak asing.
Tawaran Bank Dunia itu ditolak oleh Presiden Soekarno dalam sebuah rapat akbar di Jakarta dengan seruan:
"GO TO HELL WITH YOUR AID...!"
Bagi anda yang ahli sejarah, seharusnya lebih tahu ini semua....
Namun..., tidak lama kemudian, terjadilah kekacauan, huru-hara dan tragedi pembantaian pada tahun 1965 -1966 di Indonesia..., lalu kedudukan Soekarno sebagai presiden digantikan oleh Soeharto. Bersamaan dengan itu pula (Oktober 1966), pemerintahan Soeharto menjalankan program stabilisasi yang dirumuskan dengan bantuan IMF dan menghapus semua langkah-langkah nasionalisasi pemerintahan Soekarno. Betapa sedih dan kecewanya Soekarno kala itu.....
Program tersebut adalah menghapuskan semua diskriminasi terhadap investasi asing dan semua perlakuan istimewa pada sektor publik. Termasuk menghapuskan sistem kontrol mata uang asing yang diberlakukan oleh pemerintahan Soekarno. Kemudian IMF juga membatasi belanja pemerintah agar tidak melebihi 10% dari pendapatan nasional. Lalu diikuti dengan lahirnya Undang-undang Investasi Asing pada 1967. Undang-undang ini memberikan masa bebas pajak lima tahun bagi para investor asing dan keringanan pajak selama lima tahun berikutnya.
Kemudian pada tahun 1968 dibuatlah UU 13/1968 yang berisi tentang pendirian bank sentral.  Isi pokok UU tersebut adalah :
  1. Mencabut : Penetapan Presiden nomor 8, 9, 10, 11, 13, 16, 17 dan 18 tahun 1965 serta UU 11/1953 tentang Pokok Bank Indonesia dengan segala perubahan dan tambahannya
  2. Menetapkan : Undang-undang tentang Bank Sentral.
Bisa anda lihat..., UU 11/1953 yang berisi tentang uang gratis kepada pemerintah dicabut, dan diganti dengan UU 13/1968....
UU yang berisi tentang uang gratis kepada pemerintah telah diganti dengan UU yang menyatakan bahwa pemerintah harus berhutang kepada bank sentral.... ingat, itu adalah uang yang sama, uang kertas yang dicetak oleh BI.... berdasarkan UU 11/1953, uang tersebut diberikan secara gratis kepada pemerintah..... lalu dengan UU 13/1968, hal itu dirubah menjadi hutang.....
Berikut bunyi pasal 35, UU 13/1968 tersebut....
Pasal 35
(1)          Bank memberikan kepada Pemerintah kredit dalam rekening koran untuk memperkuas kas Negara menurut keperluan sebagaimana ditetapkan dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara.
(2)         Kredit tersebut diberikan atas tanggungan yang cukup dalam kertas perbendaharaan Negara dan yang pengeluaran serta penggadaiannya diizinkan dengan atau berdasarkan Undang-undang.
(3)         Atas penggunaan kredit tersebut di atas, Pemerintah membayar bunga sebesar 3% (tigaperseratus) setahun dan tingkat bunga termaksud dapat dirubah oleh Dewan Moneter mengingat perkembangan keadaan.
Indah sekali bunyinya.....
UU tersebut bisa anda download DISINI.
Sesuatu yang tadinya gratis sekarang berubah menjadi hutang nasional dan harus dibayar dengan bunga.... dan hutang itu adalah hutang yang abadi.....
Indonesia telah “merdeka”....???
Maka semenjak itu ORI dihentikan peredarannya dan digantikan oleh Uang Bank.  Uang gratis telah digantikan dengan uang hutang....
Anda tahu apa itu artinya....?
Ya..., sejak saat itu penjajahan ekonomi & perbudakan modern dengan kekejamannya yang halus mulai berlangsung di Indonesia hingga hari ini....


  • Penjajahan fisik, pasukan mereka harus ada disini dan butuh banyak biaya. Penjajahan ekonomi, pasukan mereka hanyalah UU dan kertas yang anda sebut sebagai uang.... tidak memerlukan banyak biaya....
  • Penjajahan fisik, anda pasti akan melawannya dengan mengorbankan jiwa dan raga. Penjajahan ekonomi, anda menyetujuinya hingga detik ini....
  • Penjajahan fisik, merekalah yang harus mengambil kekayaan dari negara ini. Penjajahan ekonomi, anda dengan sukarela mengirim kekayaan negara ini kepada mereka.....
  • Dan ini tak akan bearkhir selama kita tidak berusaha untuk mengakhirinya....
MERDEKA..... ???
Itulah kenyataan pahit yang kita alami hingga detik ini....
Selama BI masih mengeluarkan uang hutang, dijamin pasti akan ada hutang yang abadi di Indonesia. Bukan hanya sekedar abadi, tapi utang itu akan terus membengkak.... Dan sila ke 2 & 5 tak akan pernah terwujud..... rakyat tak akan pernah sejahtera....    WANI PIRO...?
Saya yakin, anda tidak pernah mendapat pelajaran sejarah semacam itu disekolahan manapun.....   Ingat brow, mereka tidak ingin kau terpelajar......

"Ketika merampas menjadi jalan hidup bagi sekelompok orang yang hidup di masyarakat, maka kelompok itu akan menciptakan untuk kepentingan mereka suatu sistem hukum yang melegalkan tindakan mereka dan undang2 untuk menjunjungnya."
-Frederic Bastiat, 1801-1850-
Ahli ekonomi politik

Jika ada bagian dari negara yang mengendalikan hutang,
maka dia akan mengalahkan pembuat hukum negara.
Jika riba yang mengendalikan,
maka akan menghancurkan negara yang dikendalikan.”
-William Lyon Mackenzie King-
Perdana Menteri  Kanada
(Dia menasionalisasi Bank Kanada)

4. REFORMASI SISTEM KEUANGAN

Walaupun saat ini kita sudah terjebak dalam sistem uang hutang ini, sebenarnya ada harapan besar untuk melakukan suatu perubahan demi kesejahteraan, keadilan, & kemerdekaan yang sesungguhnya...

Karena sebenarnya, kita semualah yang menjadi ancaman terbesar dari sistem uang hutang ini...!!!   Ya.... KITA..... RAKYAT..... MASYARAKAT..... “PEOPLE POWER” lah yang menjadi ancaman terbesar dari sistem uang hutang ini...!!!  

Bagaikan sapu lidi....   Satu rakyat, mungkin tidak ada pengaruhnya, akan tetapi jika seluruh rakyat bersatu padu menuju satu tujuan..... Itulah “People Power”.....

Oleh karena itulah, sistem uang hutang ini disembunyikan & ditutup dengan rapi dari pengetahuan masyarakat...  Bahkan sampai sekarang pun tidak ada kurikulum pendidikan yang membahas tentang cara kerja sistem keuangan global...  Jadi, sistem uang hutang ini dapat terus berjalan sampai sekarang karena sebagian besar Masyarakat tidak mengetahui cara kerjanya....

Masih ingat cuplikan berikut ini...

"Sangatlah menguntungkan, karena Masyarakat tidak mengerti sistem perbankan dan keuangan kita. Karena jika mereka tahu,
saya yakin akan terjadi revolusi sebelum besok pagi."
(Henry Ford, Ford Motor Company)

Ya... jika sebagian besar masyarakat mengetahui cara kerja sistem keuangan & perbankan global, maka pastilah masyarakat yang selama ini diperbudak & dirampok secara masal, akan bersatu padu menggunakan people power nya untuk menuntut suatu perubahan yang mendasar pada sistem keuangan...

Hanya reformasi sistem keuangan & perbankanlah yang bisa memberikan perubahan yang berarti untuk memberikan kesejahteraan yang merata, keadilan, dan kemerdekaan yang sesungguhnya bagi kita semua....

Reformasi sistem pemerintahan macam apapun..., pembenahan birokrasi macam apapun..., penegakan keadilan macam apapun..., pemberantasan korupsi macam apapun..., demonstrasi macam apapun..., dan siapapun yang menjadi pemimpin negeri ini...., tidak akan pernah benar2 berhasil memberikan kesejahteraan yang merata kepada seluruh rakyat Indonesia, selama sistem riba uang hutang ini masih terus digunakan...!!!    WANI PIRO....   :-)

Ibarat genting yang bocor, apapun yang kita lakukan untuk membersihkan lantai saat turun hujan, hanyalah hal yang sia sia saja....  Selama genting yang bocor itu belum diganti, selama itu pula air akan selalu menetes saat turun hujan...  Genting yang bocor itu harus kita ganti...!!!

Lihatlah..., selama ini sistem uang hutang telah berhasil bersembunyi dengan rapi dibalik sistem pemerintahan yang ada...  Sistem uang hutang berhasil bersembunyi di balik desain sistemnya yang seolah olah rumit, sehingga tidak terlihat oleh sebagian besar masyarakat....

Saat terjadi permasalahan, terutama permasalahan di bidang ekonomi, moneter, & kesejahteraan...  Maka masyarakat akan saling menyalahkan satu sama lain, menyalahkan koruptor, menyalahkan politisi, dll...  Silahkan tengok kasus yang terjadi pada saat krisis moneter 98 dulu... atau mungkin kasus Bank Century... atau kasus2 yang lain....

Ya... ujung2 nya adalah saling menyalahkan.... menyalahkan koruptor yang makan uang rakyat... menyalahkan ini... menyalahkan itu....   Namun, sistem riba uang hutang yang sebenarnya menjadi sumber utama dari berbagai permasalahan tersebut tidak pernah terlihat, apalagi tersentuh....  Sungguh suatu mahakarya sistem perbudakan modern yang luar biasa....

Sungguh ironis... karena ternyata, Pemerintah kita pun selama ini justru melegalkan dan melindungi sistem riba uang hutang ini...  Pemerintah kita justru melegalkan & melindungi sistem perbudakan modern ini...   Jadi, nampaknya tipis kemungkinannya jika kita mengharapkan Pemerintah untuk melakukan reformasi sistem keuangan yang kita harapkan.....

OK...

Sejauh ini..., jika sampai disini anda sudah memahami cara kerja sistem uang hutang ini, maka anda adalah satu dari sejuta yang mengetahui perampokan masal & perbudakan modern ini... 

Namun, yang menjadi pertanyaan mendasar adalah, “apakah yang akan anda lakukan terhadap hal ini...?”  Apakah anda akan diam saja....  atau berusaha untuk melakukan perubahan yang berarti...?

Jika pun kita berusaha untuk melakukan perubahan yang berarti..., lantas apa yang harus kita lakukan...? 

Ok...

Sebenarnya berbagai konsep reformasi sistem keuangan sudah diajukan oleh berbagai kalangan...  Antara lain....

a.    Kembali menggunakan sistem keuangan standar emas
b.    Menggunakan sistem fiat money negara
c.    Full reserve banking
d.    Self issued credit money
e.    Digital currency
f.    Digital cryptocurrency
g.    Dll....

Sangat panjang jika harus dijelaskan satu persatu.... :-)

Namun, semua konsep reformasi sistem keuangan tersebut membutuhkan waktu yang cukup panjang untuk dilaksanakan dan diterapkan...  Terutama a – c, karena hanya bisa dilakukan secara “top down”..., yaitu dari perubahan peraturan pemerintah kemudian dilaksanakan oleh rakyatnya...

Yang kita butuhkan bukanlah sekedar reformasi sistem keuangan, namun juga revolusi (perubahan yang cepat) atas sistem keuangan... sehingga seluruh masyarakat yang selama ini terjebak dalam sistem uang hutang, segera merasakan perubahan kesejahteraan & kemerdekaan yang sesungguhnya...

Bersyukurlah..., karena sebenarnya diantara berbagai konsep reformasi sistem keuangan yang ada saat ini, ada satu konsep reformasi yang sangat briliant..., benar2 suatu ide “gila”...  Konsep reformasi sistem keungan yang satu ini, mampu memberikan revolusi & reformasi yang kita harapkan dalam sistem keuangan demi kemerdekaan & kesejahteraan masyarakat...

Konsep reformasi sistem keuangan yang satu ini, sebenarnya sudah berjalan sejak tahun 94 di Rusia... Namun, karena berbagai kendala dan benturan yang dihadapi, reformasi sistem keuangan yang satu ini sempat menghilang dari peredaran, kemudian muncul lagi setelah mengalami evolusi sistem yang cukup panjang....

Ladies & Gentleman, please welcome....  “IDEOLOGY OF MMM”

Ya... Ideology of MMM adalah konsep reformasi sistem keuangan yang benar2 luar biasa...

Ideology of MMM menawarkan suatu reformasi sistem keuangan yang menggabungkan berbagai konsep reformasi keuangan menjadi satu...  Mulai dari self issued credit money, digital currency, konsep uang bantuan, & jaringan perbankan digabungkan menjadi satu, kemudian dikelola secara langsung menggunakan “people power” melalui jaringan internet...  Jadi, bukan mengandalkan kekuatan pemerintahan politik, tapi people power secara langsung...

Ya... internet adalah sarana yang tepat untuk melakukan reformasi & revolusi sistem keuangan yang dibutuhkan oleh masyarakat saat ini... Dengan media internet, maka reformasi sistem keuangan ini bisa mencapai seluruh penjuru planet ini dengan cepat....   Dengan media internet, maka seluruh masyarakat sebagai “people power” bisa terlibat secara langsung untuk melakukan reformasi sistem keuangan yang kita butuhkan...

Menurut anda, adakah media lain yang lebih tepat...???

Nampaknya, reformasi sistem keuangan yang dilakukan oleh MMM ini senada dengan apa yang diungkapkan oleh seorang pakar teori keuangan berikut ini....

Jika seluruh orang di dunia ini mempunyai suatu sistem keuangan universal, dan benar2 bebas dari segala pemerintahan. Sistem tersebut akan memfasilitasi dan menstabilkan perdagangan, sehingga kedamaian dan kesejahteraan tercipta, meskipun tanpa pemerintahan dunia.
Persatuan orang-orang lah yang dibutuhkan dunia ini, bukan persatuan pemerintahan politik.”
(E.C. Regel, pakar teori keuangan, “Pendekatan baru terhadap Kemerdekaan”)

Pada dasarnya, Ideology of MMM ingin merubah “sistem riba uang hutang perbankan” menjadi “sistem uang bantuan perbankan” secara bertahap.... 

Pada sistem uang hutang, UANG = HUTANG..., saat ada permintaan hutang, maka akan diciptakan uang baru...  Sedangkan pada sistem uang bantuan, UANG = BANTUAN..., saat ada permintaan bantuan, maka akan diciptakan uang baru....   :-)

Konsep reformasi sistem keuangan yang ditawarkan oleh MMM ini adalah yang paling unik... Karena dilakukan secara bottom up, bukan top down; serta mengandalkan “people power” secara langsung, bukan kekuatan pemerintahan politik....

Dan karena mengandalkan “people power”, maka kemunculan MMM di berbagai negara berbentuk suatu “KOMUNITAS” yang saling membantu...  Ya... “people power” yang merupakan ancaman bagi sistem uang hutang, digerakkan secara langsung melalui komunitas MMM dengan cara saling membantu secara langsung menggunakan jaringan sistem keuangan yang sudah disediakan oleh perbankan saat ini....

Selain merupakan suatu komunitas, MMM juga merupakan suatu konsep bisnis baru yang sangat briliant, bisa dibilang MMM adalah suatu “SOCIAL BUSINESS”, yaitu suatu bisnis yang menitikberatkan pada “BENEFIT” bukan “PROFIT”....

Jika anda pernah mendengar “Grameen Bank”, seharusnya anda tahu apa itu social business....   :-)
Namun sayang, nampaknya konsep Grameen Bank dimanfaatkan oleh beberapa golongan untuk mengeruk keuntungan pribadi....   :-( 

Ya... Social business, adalah suatu bisnis yang menitik beratkan pada benefit (manfaat bagi seluruh orang yang terlibat di dalamnya), bukan hanya pada profit (keuntungan) bagi sekelompok kecil orang yang terlibat. Dalam social business seluruh orang yang terlibat akan mendapatkan profit yang merata....

Jadi bisa dikatakan bahwa MMM adalah “SOCIAL BUSINESS COMMUNITY” / “KOMUNITAS BISNIS SOSIAL” yang bertujuan untuk melakukan perubahan pada sistem keuangan global secara mendasar dengan cara saling membantu...

Saat ini, baru cover luar yang bisa kita lihat dari reformasi sistem keuangan ala MMM ini..., yaitu “HARI INI ANDA MEMBANTU, BESOK ANDA DIBANTU”...

Ya...  Dalam komunitas bisnis sosial MMM ini, jika hari ini anda membantu partisipan lain, maka bulan depan anda akan dibantu sebesar 130% dari bantuan yang telah anda berikan...!!!

Di Rusia sendiri, MMM sudah berjalan hampir 3 tahun....  Dan di Indonesia, MMM sudah berjalan 1 tahun lebih & mampu memberikan profit 30% perbulan secara konsisten kepada seluruh partisipannya dengan cara saling membantu...  Ya... benefit bagi seluruh partisipannya, bukan sekedar profit bagi segelintir orang saja...!!! 

Sekali lagi, saat ini baru cover luar yang bisa kita lihat dari MMM ini...  Jadi, “don’t judge book just from the cover”....   :-)

Masih banyak kartu yang belum dibuka dan belum dimainkan oleh Sergey Mavrodi, sang pendiri MMM ini...  

Jika anda mau menggali lebih dalam lagi..., sebenarnya desain & arsitektur sistem keuangan yang ditawarkan oleh Sergey Mavrodi melalui MMM ini benar2 luar biasa....   Sesuatu yang benar2 di luar jangkauan pikiran kita selama ini...

Akan terlalu panjang jika diungkapkan semua saat ini....   :-)

Oleh karena itulah, Sergey Mavrodi lebih suka beraksi daripada berorasi...  Founder MMM ini, lebih suka memberikan bukti..., bukan janji...   :-) 

Dan saat ini, anda yang sudah bergabung dengan MMM pasti sudah merasakan bukti tersebut....   :-)

Saya yakin... kartu2 berikutnya akan dibuka & dimainkan saat waktunya sudah tepat...  Tugas kita sebagai people power yang tergabung dalam sistem MMM hanyalah menjaga dan mengembangkan sistem dengan cara saling percaya & saling membantu dengan sikap disiplin, jujur, dan tanggung jawab...

Dan akan lebih bagus lagi jika anda juga mempelajari berbagai reformasi sistem keuangan yang ada serta mendalami sistem MMM secara mendetai lagi... Maka anda akan mengetahui konsep luar biasa yang ditawarkan oleh MMM ini...

Berikut beberapa pernyataan Sergey Mavrodi...

“Dollar adalah piramid, bukan rahasia lagi..., dollar berdasarkan pada sistem keuangan global yang merupakan piramid juga.
Memang suatu pertanyaan mendasar apakah sistem keuangan bisa ditata ulang atau tidak, belum ada orang yang bisa membuktikannya hingga hari ini... karena belum ada seorangpun yang bisa menata ulang sistem keuangan global saat ini...
Sistem keuangan global merupakan piramid, semua bank juga merupakan piramid, bukan rahasia lagi... jika semua nasabah bank, tidak, hanya 20% saja secara simultan menarik dananya maka bank akan colapse... meskipun bank itu sehat dan bekerja dengan baik, pasti akan colapse..., mengapa, karena bank adalah piramid, perusahaan asuransi adalah murni piramid.... semua struktur keuangan adalah piramid.
Rencanaku adalah menggunakan piramid ku untuk menyingkirkan piramid keuangan global... hanya piramid yang lebih efisien lah yang bisa menjadi piramid global.
Dan pada tahap pertama aku akan mengggunakan piramid ku untuk menggalang dana, lalu menuju pada bagian kedua dari rencanaku...  Saat aku sampai disana, kau akan melihatnya... kau akan melihat kehancuran sistem keuangan global. Aku akan memicunya, semuanya pasti akan terjadi. Saat aku masih dalam penjara aku mengucapkan hal ini, tapi semua orang telah melupakannya.
Permainan belum selesai, ini baru tahap pertama, yang kedua semakin dekat...”
( Sergey Panteleyevich Mavrodi )

-------
“Kita harus membuat suatu sistem yang lebih bagus daripada institusi negara manapun...”
-------
 “Aku akan menghancurkan sistem keuangan global yang tidak fair & tidak manusiawi ini. Aku pasti berhasil, tak ada yang dapat menghentikanku, karena kuyakin aku benar.
Kehancuran sistem keuangan global tak terelakkan.”
-------
“Setiap orang punya kewajiban sipil, dan ini adalah kewajiban sipilku.
Jika aku bisa membantu orang, maka akan aku lakukan.”
-------
“Ini adalah perang...  Mereka punya kartu As, dan aku punya kartuku sendiri.
Pasukanku adalah para depositor.”
-------
( Sergey Panteleyevich Mavrodi )

Ya... itulah Sergey Mavrodi, sang founder MMM... 
Saat ini, MMM masih ada di tahap awal.... perjalanan MMM dalam melakukan reformasi sistem keuangan masih panjang... Meskipun demikian, seluruh partisipan sudah merasakan perubahan kesejahteraan yang mereka dapatkan setelah bergabung dengan MMM...

Saat ini, seluruh partisipan yang sudah bergabung dengan MMM, sebenarnya telah menyatukan diri & dana mereka untuk saling membantu di bawah bendera MMM...  Inilah PERTEMPURAN TERINDAH yang pernah ada di dunia ini....  Dan keberhasilan reformasi sistem keuangan ini pun terletak pada dukungan anda semua para partisipan MMM sebagai pemilik people power... 

Tanpa anda, MMM bukanlah apa2.... Anda semualah kekuatan utama dari reformasi sistem keuangan MMM ini...  Anda semualah inti dari MMM ini... !!!

OK...

Jika kita perhatikan...
Berdasarkan perjalan sejarah sistem keuangan diatas..., dapat kita ketahui bahwa ternyata tidak selamanya transaksi harus dilakukan dengan uang yang sesungguhnya (logam mulia yang mempunyai nilai intrinsik)...,  akan tetapi juga bisa dilakukan dengan mata uang yang tidak mempunyai nilai intrinsik, baik digital maupun kertas...  Yang penting adalah kepercayaan masyarakat terhadap mata uang tersebut....

Dan selama ini, kita sudah mempercayai sistem uang hutang yang justru memperbudak kita semua.... Kini saatnya bagi kita untuk mempercayai sistem uang bantuan yang akan membebaskan kita dari sistem perbudakan modern ini & memberikan kesejahteraan yang merata...

MMM telah merintis “mata uang yang anti inflasi” untuk mengimbangi inflasi abadi yang dialami oleh masyarakat yang terjebak dalam sistem uang hutang saat ini....  Jika selama ini kita mempercayai mata uang sistem perbudakan modern..., mengapa kita tidak mempercayai suatu embrio mata uang baru yang akan membawa kita keluar dari sistem perbudakan modern ini...???

Pilihan ada di tangan anda....

Tetap berdiam diri di dasar piramida sistem uang hutang untuk diperbudak dan membayar biaya perbudakan anda..., atau bergabung dengan piramida uang bantuan untuk menggapai kemerdekaan yang sesungguhnya dan kesejahteraan yang merata....